2nd OSUM Group 100+ members from Indonesia

Disini aku mau nunjukin email dari Mas Alex:

Gary, Bob and Ganesh,
Today OSUM Group of IT Telkom has reached 100+ members, thanks for Agus Setiawan [august.kerenz@gmail.com] for his effort to encourage students @ IT Telkom and make it happened.
Just FYI, until now IT Telkom is most active OSUM Group from Indonesia, you can look their activities [discusion, comments, photos etc] and at 9 November 2008 they did 1st OSUM gathering in Indonesia at their campus [http://s289.photobucket.com/albums/ll231/bluepoint_photo/OSUM1/?action=view&current=89a8df25.pbw].
So, It will great if they can do Pizza party too ;-)
Thanks

--

Rekan,
Ada kabar bagus buat rekan-rekan semua disini, bahwa Pizza Party akan diberikan untuk kampus yang sudah reach 100+ member sampai akhir bulan ini, yang berarti sampai saat ini yang akan dapat pizza party adalah:
- ITB
- IT Telkom
dan untuk yang belum mendapatkan pizza party, silahkan anda ajakrekan-rekan kampus anda untuk bisa mendapatkan pizza party, dan ingat hanya berlaku sampai akhir bulan ini. Untuk ITB dan IT Telkom kita cari
waktu yang pas untuk Pizza Party-nya, bulan ini saya belum ada waktu, jadi mungkin bulan Desember baru bisa kita laksanakan.
Thanks

--
Alex Budiyanto
Community Development Officer
Sun Microsystems Indonesia
http://alexbudiyanto.web.id/

ZFS - mirror

ni mesinnya pke virtual, lanjutan dari trit Detect devices di Solaris, daripada ntar bingung mendingan baca
forum itu dulu

1) buat pool-nya dulu, yg mau aku jadiin poolnya ada 2 hdd

1. c0d1
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@0/cmdk@1,0
2. c1d1
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@1/cmdk@1,0

2) kasusnya mau buat mirror-nya dulu

bash-3.00# zpool create testpool mirror c0d1 c1d1
bash-3.00# zpool list
NAME SIZE USED AVAIL CAP HEALTH ALTROOT
testpool 1.98G 89K 1.98G 0% ONLINE -

klo ga ngerti mirror apaan..search dulu di wikipedia

3) list devices

bash-3.00# df -h
Filesystem size used avail capacity Mounted on
/dev/dsk/c0d0s0 6.6G 3.6G 3.0G 55% /
...
testpool 2.0G 24K 2.0G 1% /testpool

4) command buat create zfs-nya

bash-3.00# zfs create testpool/home
bash-3.00# zfs list
NAME USED AVAIL REFER MOUNTPOINT
testpool 114K 1.95G 24.5K /testpool
testpool/home 24.5K 1.95G 24.5K /testpool/home
bash-3.00# zfs create testpool/home/one
bash-3.00# zfs create testpool/home/amh
bash-3.00# zfs create testpool/home/fme
bash-3.00# zfs list
NAME USED AVAIL REFER MOUNTPOINT
testpool 269K 1.95G 25.5K /testpool
testpool/home 101K 1.95G 27.5K /testpool/home
testpool/home/amh 24.5K 1.95G 24.5K /testpool/home/amh
testpool/home/fme 24.5K 1.95G 24.5K /testpool/home/fme
testpool/home/one 24.5K 1.95G 24.5K /testpool/home/one

5) abis itu set mountpoint-nya

bash-3.00# mkdir /users
bash-3.00# zfs set mountpoint=/users testpool/home
bash-3.00# zfs list
NAME USED AVAIL REFER MOUNTPOINT
testpool 214K 1.95G 24.5K /testpool
testpool/home 102K 1.95G 28.5K /users
testpool/home/amh 24.5K 200M 24.5K /users/amh
testpool/home/fme 24.5K 200M 24.5K /users/fme
testpool/home/one 24.5K 200M 24.5K /users/one

6) set user quota, klo g=GIGA, m=MEGA

bash-3.00# zfs set quota=500m testpool/home/one
bash-3.00# zfs set quota=100m testpool/home/fme
bash-3.00# zfs set quota=200m testpool/home/fme
bash-3.00# zfs list
NAME USED AVAIL REFER MOUNTPOINT
testpool 214K 1.95G 24.5K /testpool
testpool/home 102K 1.95G 28.5K /users
testpool/home/amh 24.5K 200M 24.5K /users/amh
testpool/home/fme 24.5K 100M 24.5K /users/fme
testpool/home/one 24.5K 500M 24.5K /users/one

Detect device di Solaris

Q:
gimana cara detect hardisk disolaris?
R:
setelah beberapa hari ngoprek akhirnya ketemu jga.. :D  lega rasanya..
aku dah add 2 hardisk virtual masing2 size-nya 2GB..klo pke command format ga ke detect hardisknya..
before

bash-3.00# format
Searching for disks...done
AVAILABLE DISK SELECTIONS:
0. c0d0
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@0/cmdk@0,0

ak cobain pke command berikut buat detect hdd

bash-3.00# devfsadm

cek lagi
after

bash-3.00# format
Searching for disks...done
AVAILABLE DISK SELECTIONS:
0. c0d0
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@0/cmdk@0,0
1. c0d1
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@0/cmdk@1,0
2. c1d1
/pci@0,0/pci-ide@7,1/ide@1/cmdk@1,0

okey hdd udah ditambah..saatnya bermaen2 dengan zfs,raidz,

tambahan dari Mas Achmad

yup...devfsadm berguna untuk mendeteksi device yang ada, yang baru ataupun lama. kemudian membuat instance untuk hardware tersebut.
sebaiknya pake command:

# devfsadm -Cv

gunanya untuk re-detect hardware, juga membersihkan instance yang hardwarenya udah g ada. misal: kalo pake Flashdisk, begitu dicabut, instancenya masih nongol. makanya kudu dibersihin pake command ini.

Thanks to Mas Achmad atas ilmu-nya

OSUM Group of IT Telkom

Come join me on IT Telkom OpenSource University on Meetup

OSUM adalah sebuah komunitas yang akan membantu temen2 ketika temen2 kesulitan belajar produknya SUN, kayak MySQL, OpenSolaris, JDK, Netbeans,dll..
OSUM ini levelnya sudah mendunia..jdi ga hanya indonesia aja

Yang pengen daftar, klik Sign-Up aja, gratis, dan temen2 bakal dapet manfaat yang banyak dari OSUM ini..ga harus mahasiswa IT Telkom lho...
Siapapun boleh join ke OSUM IT Telkom..

Ayo gabung di OSUM Group of IT Telkom.

http://osum.sun.com/group/ittelkom

User Administration in Solaris 10

Solaris 10 menyimpan informasi account user dan group pada file berikut :
- /etc/passwd : untuk menyimpan account untuk login
- /etc/shadow : untuk menyimpan password yang terenkripsi, maintenance password dilakukan pada file ini.
- /etc/group : mendefinisikan group yang ada pada sistem, kamu bisa menggunakan file ini untuk membuat group baru atau memodifikasi group yang ada.

file /etc/passwd :

../../../x:0:0:Super-User:/:/sbin/sh
daemon:x:1:1::/:
bin:x:2:2::/usr/bin:
sys:x:3:3::/:
adm:x:4:4:Admin:/var/adm:
lp:x:71:8:Line Printer Admin:/usr/spool/lp:
uucp:x:5:5:uucp Admin:/usr/lib/uucp:
nuucp:x:9:9:uucp Admin:/var/spool/uucppublic:/usr/lib/uucp/uucico
smmsp:x:25:25:SendMail Message Submission Program:/:
listen:x:37:4:Network Admin:/usr/net/nls:
gdm:x:50:50:GDM Reserved UID:/:
webservd:x:80:80:WebServer Reserved UID:/:
nobody:x:60001:60001:NFS Anonymous Access User:/:
noaccess:x:60002:60002:No Access User:/:
nobody4:x:65534:65534:SunOS 4.x NFS Anonymous Access User:/:

Entry pada /etc/passwd mempunyai tujuh fields yang masing2 dipisahkan dengan semicolon.
loginID:x:UID:GID:comment:home_directory:login_shell
1 :2: 3 : 4 : 5 : 6 : 7

field 1 : menyatakan username pada saat login
field 2 : merepresentasikan password yang dienkripsi, yang disimpan pada /etc/shadow
field 3 : menyatakan User ID
field 4 : menyatakan Group ID
field 5 : biasanya menampilkan full-name
field 6 : menyatakan home directory user
filed 7 : menyatakan default shell pada saat user login.

file /etc/shadow

../../../rJrdhjNWQQHoY:6445::::::
daemon:NP:6445::::::
bin:NP:6445::::::
sys:NP:6445::::::
adm:NP:6445::::::
lp:NP:6445::::::
uucp:NP:6445::::::
nuucp:NP:6445::::::
smmsp:NP:6445::::::
listen:*LK*:::::::
gdm:*LK*:::::::
webservd:*LK*:::::::
nobody:*LK*:6445::::::
noaccess:*LK*:6445::::::
nobody4:*LK*:6445::::::

Masing-masing entry pada /etc/passwd mempunyai sembilan field
loginID:password:lastchg:min:max:warn:inactive:expire:flag
1 : 2 : 3 : 4 : 5 : 6 : 7 : 8 : 9

field 1 : username pada saat login
2 : password yang terenkripsi
3 : menyatakan kapan password terakhir kalo diubah
4 : menyatakan minimum hari password harus diubah
5 : menyatakan maksimum hari password valid sebelum user diminta menginputkan password baru lagi pada saat login.
6 : menyatakan berapa hari user harus diperingatkan sebelum password-nya expired.
7 : menyatakan jumlah hari user tidak aktif seblum akhirnya dilocked.
8 : tanggal expired-nya
9 : untuk melacak user gagal login, direkomendasikan untuk diset 0

file /etc/group :

../../../:0:
other::1:root
bin::2:root,daemon
sys::3:root,bin,adm
adm::4:root,daemon
uucp::5:root
mail::6:root
tty::7:root,adm
lp::8:root,adm
nuucp::9:root
staff::10:
daemon::12:root
sysadmin::14:
smmsp::25:
gdm::50:
webservd::80:
nobody::60001:
noaccess::60002:
nogroup::65534::

Entry file /etc/group mempunyai 4 field
groupname:group-password:GID:username-list
1 : 2 : 3 : 4

field 1 : menyatakan nama group-nya
field 2 : menyatakan password
field 3 : menyatakan Group ID
field 4 : menyatakan username apa aja yang masuk dalam group tersebut.

Solaris 10 Installation Guide

Mau nulis caranya install solaris 10, tapi dah banyak yang nulis duluan, klo ada temen2 yang pengen nyoba install solaris 10, langsung aja main ke link ini :

- http://www.sun.com/software/solaris/howtoguides/installationhowto.jsp
- http://www.blastwave.org/docs/s10u3_howto.html
- http://ilmukomputer.com/2008/01/20/instalasi-sistem-operasi-solaris
- http://fajran.web.id/story/2006/02/09/nginstall-solaris
- http://ifanslv.adisanggoro.or.id/?p=11

Nich klo mau ngliat spek minimum hardware-nya, diambil dari website resmi Sun.

NOTE: The requirements below are recommended minimums. While it is possible to install the Solaris OS on a system with less disk capacity and CPU speed, it is not recommended.

  • Minimum 512 MB of physical RAM
  • Minimum 10 GB of available hard drive space
  • Minimum 400 MHz CPU speed
  • DVD or CD-ROM drive/li>
  • Attached monitor or integrated display

Selamat Mencoba     :D

Basic Architecture of a Disk in Solaris

Device disk mempunyai dua komponen yaitu komponen fisik dan komponen logik. Komponen fisik terdiri piringan hitam pada disk dan read/write heads. Sedangkan komponen logical terdiri dari disk slices, cylinders, tracks, dan sector.

Sebuah disk platter atau piringan hitam dipisahkan menjadi beberapa bagian yaitu sector, tracks, dan cylinders.

1) Sector : unit address terkecil pada platter. Satu sector mampu menampung 512 byte data. Sector juga   disebut juga block disk.
2) Track : posisi sector end-to-end pada circular path.
3) Cylinder: tumpukan dari track

Proses yang paling efisien ketika terjadi read/write dilokasi satu cylinder. Disk secara logical dipisahkan menjadi partisi individu yang disebut disk slice atau potongan disk. Disk slices ini adalah gabungan dari cylinder yang umumnya digunakan untuk mengorganisasikan data berdasarkan fungsi.

Sebagai contoh, satu slice bisa menyimpan critical file system dan program ketika slice yang lain pada disk yang sama user sedang menyimpan file yang baru saja dibuat.

Pada solaris, disk slice ini dipisahkan menjadi 8 bagian yang mempunyai label 0-7.

Berikut tabel slice yang direkomendasikan oleh SUN ketika akan menginstall Solaris :

Slice Name Function
0
/
The root directory's system files
1
swap
swap area
2 Entire disk
5
/opt
Optional software
6
/usr
System executables and programs
7
/export/home
User files and directories

Inode di Solaris

Semua file pada Solaris mempunyai inode. Inode ini ibarat informasi detail pada file. Sehingga untuk pemanggilan file-file tertentu lebih cepat menggunakan inode.

Inode ini terdiri dari dua bagian yaitu :
1) inode yang mengandung informasi tentang file, termasuk owner, permissions, dan size.
2) inode yang mengandung petunjuk pada blok data yang digabungkan dengan konten file.

Inode disini berupa number, dan masing2 file system mempunyai inode sendiri2. Ketika membuat file baru, secara otomatis inode akan dibentuk, ukurannya 1028 bytes.

Adapun pengertian block data / data block adalah unit dari space disk yang digunakan untuk menyimpan data. File reguler, directories, dan symbolic link menggunakan block data, sedangkan device tidak perlu block data.

Trus gimana caranya nampilin inode pada file atau dir? :D

Gunakan perintah ls -li

bash-3.00# ls -li /etc/default/
total 122
24891 -r--r--r-- 1 root sys 1030 Jan 22 2005 autofs
1989 -r-xr-xr-x 1 root bin 12 Feb 28 2008 cron
1990 -r--r--r-- 1 root sys 204 Feb 28 2008 devfsadm
2170 -rw-r--r-- 1 root sys 4229 Feb 28 2008 dhcpagent
1991 -r--r--r-- 1 root bin 10 Feb 28 2008 fs
46738 -rw-r--r-- 1 root sys 705 Jan 22 2005 ftp
1992 -r--r--r-- 1 root sys 1693 Feb 28 2008 inetinit
2041 -r-xr-xr-x 1 root sys 672 Oct 21 18:17 init
1993 -r--r--r-- 1 root sys 964 Feb 28 2008 ipsec
2178 -r--r--r-- 1 root sys 1588 Oct 21 18:17 kbd
1994 -r--r--r-- 1 root sys 523 Feb 28 2008 keyserv
2049 -r--r--r-- 1 root sys 2258 Feb 28 2008 login
46869 -r--r--r-- 1 root bin 15206 Oct 21 17:52 lu
47497 -rw-r--r-- 1 root sys 489 Jan 22 2005 metassist.xml
1995 -r--r--r-- 1 root sys 481 Feb 28 2008 mpathd
4633 -rw-r--r-- 1 root sys 2871 Oct 21 18:17 nfs
24767 -r--r--r-- 1 root bin 576 Jan 22 2005 nfslogd
1996 -rw-r--r-- 1 root sys 1235 Feb 28 2008 nss
2114 -r--r--r-- 1 root sys 1503 Feb 28 2008 passwd
5007 -r--r--r-- 1 root sys 1232 Jan 22 2005 power
46816 -rw-r--r-- 1 root sys 5606 Jan 22 2005 rpc.nisd
2051 -r--r--r-- 1 root sys 703 Feb 28 2008 su
5011 -rw-r--r-- 1 root sys 803 Dec 22 2001 sys-suspend
1997 -r--r--r-- 1 root sys 617 Feb 28 2008 syslogd
1998 -r--r--r-- 1 root sys 526 Feb 28 2008 tar
5202 -r--r--r-- 1 root sys 510 Oct 28 23:20 telnetd
1999 -r--r--r-- 1 root sys 16 Feb 28 2008 utmpd
46865 -r--r--r-- 1 root sys 509 Feb 28 2008 yppasswdd

Introducing : Hierarki Direktori di Solaris

Hierarki direktori pada Solaris Operating System di organisasikan untuk kemudahan administrasi, yang diawali dari struktur pohon, dimana akarnya (root) atau / merupakan direktori tertinggi. Kemudian memiliki cabang (brances) ke bawah, yang kemudian disebut sub-directory. Tujuan pengelompokan directory disini untuk tujuan yang berbeda, ada direktori yang bertugas untuk menyimpan system local, file untuk sharing dengan operating system yang lain, dan untuk memberikan space untuk user yang biasa disebut home direktori user.

Secara logik, semua direktori dibawah / (root) directory. Tetapi secara fisik direktori ini bisa diletakkan pada disk yang berbeda. Pengaturan file sistem ini dimanage oleh kernel Solaris-nya.

/
directory tertinggi yang mencakup semua direktori dibawahnya.

/bin
untuk menyimpan file binary perintah standar sistem

/dev
direktori utama untuk nama logical device. Berisi syslinks yang mengarahkan ke file pada direktori /devices.

/etc
untuk menyimpan file konfigurasi yang spesifik dan database untuk administrasi sistem.

/export
direktori default yang umumnya untuk shared file systems, seperti home direktori,software aplikasi, atau shared file systems yang lainnya.

/home
untuk direktori default atau mount point dari home direktori user.

/kernel
untuk menyimpan modul kernel platform-independent yang dibutuhkan pada saat proses booting.

/lib
berisi file executable dan service management facility executable.

/mnt
sebagai mount point sementara untuk file system

/opt
direktori default atau mount point untuk paket add-on suatu aplikasi

/platform
direktori dari modul kernel platform-dependent dan bersifat loadable.

/sbin
direktori single-user yang mengandung file executable yang penting dan digunakan pada saat proses booting dan rebagai recovery manual jika system-nya gagal.

/usr
direktori yang berisi program, scripts, dan libraries yang digunakan oleh semua user maupun sistem.

/var
direktori untuk sistem yang bervariasi, biasanya untuk file yang bersifat temporary, mencatat log, atau file status. Penting untuk diketahui bahwa /var direktori mempunyai ukuran disk yang cukup
besar untuk menyimpan informasi dari software, log files, spool file, dan yang lainnya.

Subdirektori dibawah /dev

/dev/dsk : Block disk devices
/dev/fd : File descriptors
/dev/md : Logical volume management metadisk devices
/dev/pts : Pseudo terminal devices
/dev/rdsk : Raw disk devices
/dev/rmt : Raw magnetic tape devices
/dev/term : Serial devices

Subdirektori dibawah /etc

/etc/acct : konfigurasi untuk accounting system
/etc/cron.d : konfigurasi untuk utility cron
/etc/default : Default informasi untuk berbagai program
/etc/inet : file konfigurasi untuk service network
/etc/init.d : script untuk start atau stop service
/etc/lib : link pada library jika pada /usr tidak ada file
/etc/lp : informasi konfigurasi untuk printer
/etc/mail : konfigurasi untuk mail system
/etc/nfs : konfigurasi file untuk loggin ke NFS Server
/etc/opt : informasi konfigurasi untuk paket optional
/etc/rc#.d : script yang dijalankan ketika masuk atau meninggalkan run level
/etc/security : mengontrol akses ke sistem, mengatur keamanan priviliges
/etc/skel : default shell untuk inisialiasi file untuk user baru
/etc/svc : tempatnya SMF / Service Management Facility database dan log file
/etc/zones : inisialiasi dan referensi file untuk pembuatan fasilitas zoning

slapt-get vs apt-get

Salah satu tools yang mempermudah kita untuk manajemen paket di Slackwareadalah slapt-get, kayak apt-get di Ubuntu. Dengan tools ini proses instalasi  paket lebih mudah, ga perlu ribet2 download source paket dan kompile source.

Tapi sebelum itu, kita harus install slapt-get itu sendiri, coz pas nyobain install Slackware 12.0 full base, ga ada tools slapt-get.

Trus, yg lebih penting server kita harus connect internet. Coz kita mau install paket langsung dari sumbernya. Biasanya yg direkomendasikan yang lokal indonesia, misal kambing UI.

Okey..kita sekarng dah punya source slapt-get yg bisa kamu download dari  linux.softpedia.com/progDownload/slapt-get-Download-2982.html

1) ekstraklah source slapt-get-0.9.12e.tar.gz

2) install source, bisa baca pada Manual INSTALL-nya

#cd /root/slapt-get-0.9.12e/
#make
#make install

3) edit file berikut ini :

#vi /etc/slapt-get/slapt-getrc
WORKINGDIR=/var/slapt-get
EXCLUDE=^kernel-.*,^glibc.*,.*-[0-9]+dl$,^devs$,^udev$,aaa_elflibs,x86_64
SOURCE=http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/

4) fungsi dari command, option, dan target
Usage:
slapt-get [option(s)] [target]

#slapt-get --update >> mendownload list package terbaru, jadi sebelum install sebaiknya kita download listnya dulu, agar tahu paket mana yang baru dan perlu di fresh isntall atau di upgrade.

#slapt-get --list >> menampilkan paket terbaru yg baru disamain di mirror-nya

#slapt-get --help >> menamppilkan help

#slapt-get --upgrade >> untuk upgrade semua aplikasi yang out of date

#slapt-get --update
Retrieving package data [http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...Cached
Retrieving patch list [http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...Cached
Retrieving checksum list
[http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...Cached
Retrieving checksum signature
[http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...Cached
Verifying checksum signature
[http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...No key for verification
Retrieving ChangeLog.txt
[http://kambing.ui.edu/slackware/slackware-12.0/]...Cached
Reading Package Lists...Done
al emulator widget)
...

#slapt-get --available >> menampilkan paket yang ada
#slapt-get --install -i nama+paket >> untuk instalasi paket

6) Contoh penggunaan tools slapt-get

slapt-get --install -i bin-11.1-i486-1
Reading Package Lists... Done
bin is up to date.
0 upgraded, 0 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Done

karena paket bin sudah up to date, jadi ga perlu diinstall pket terbaru.

 

November 2008
M T W T F S S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Free Hosted by

Photobucket